Pelayanan angkutan umum yang BURUK

Selamat siang!

Sedikit mau cerita nih tentang pengalaman aku yang baru saja terjadi kurang lebih sekitar jam 14.58 WIB. Jadi, aku pulang dari Arion Mall menuju Indomaret di dekat Rumah Mantan Cafe. Lalu, naik angkot tujuan Kampung Melayu. Nah, supir angkot nya ini ternyata kasar. Dimulai dari cara dia mengemudikan angkut, Menawarkan jasanya ke penumpang yang masih dibilang pelajar SMP dengan kasar, Melontarkan kata-kata kasar, dan ketika saya turun saya memberinya 2000 namun dia tidak menerimanya alias harus 3000, saya memberinya 5000 dia malah mengembalikan 1000 dan langsung pergi. Ini bukan masalah saya pelit atau bagaimana. Itu adalah HAK saya sebagai penumpang. Dan, di angkot tersebut tertulis ‘Kecuali baju sekolah, dilarang tidak membayar 2000’ pada saat itu saya mengenakan baju sekolah dan seperti yang dapat kalian lihat dari kutipan diatas bahwa tarifnya 2000. Jujur saja, saya sakit hati dengan perilaku pengemudi dan HAK saya. Sekali lagi, ini bukan masalah pelit. Tapi, HAK dan bagi saya 100 perak pun berharga karena bisa saya tabung sebagai seorang pelajar SMP kelas 3 yang kalian ketahui berumur di bawah 17 tahun alias tidak memiliki KTP dan dilarang berkerja. Ikhlas sih ikhlas mungkin ini cobaan dan Allah Maha Kaya dan yang memberi kita segalanya termasuk rejeki. Tapi, tetap saja sakit hati. Sekian unek-unek dan berharap curhatan ini dapat dibaca oleh publik dan pihak yang bersangkutan agar moral masyarakat kita menjadi lebih baik, kesadaran terhadap hak, dan terutama peningkatan kinerja dan SDM masyarakat Indonesia. Terimakasih 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TelegramJoin like-minded communities

Ask in the forum about anything and get the response and new insight.

Subribes & GET CANVA PRO

Subscribe to our Newsletter & Insights, Get CANVA PREMIUM for FREE!